Zahra dan Jasmine , kakak beradik yang rasanya selalu saling kangen. Kalau udah ketemu maunya berdua saja sampai terkadang melupakan adiknya. Sama-sama hobi membaca. Sama-sama suka Smurf. Dan sama-sama memiliki cita-cita sebagai koki. Tapi yang terakhir ini sepertinya plagiatisme Jasmine yang muncul. Tapi tak apalah....nantinya pasti akan mumcul cita-citanya sendiri-sendiri.
Hobi mereka membaca. Terutama komik ilmu pengetahuan. Meskipun lucu dan kocak, tapi cukup memberikan pengetahuan yang memadai bagi mereka. Kali ini Pingu dan pamannya sedang membicarakan mengenai anak kembar. Maka mulailah mereka mengidentifikasi diri sebagai anak kembar. Dimana asal muasal ide mereka sehingga menganggap mereka kembar?
"Ma... muka ku mirip kan sama Jasmine?",tanya Zahra
"Mmmmm, iya", jawabku
"Bajuku banyak yang sama ama mba Zahra", timpal Jasmine.
"Ya. Ada beberapa yang sama. Tapi gak banyak".
"Rambutku dan rambut Jasmine lurus". Kata zahra.
"Jadi aku dan mba Zahra kebar ya, ma?".
Tinggal mamahnya yang menatap bingung. Darimana asal muasal membicarakan masalah kembar?
"Yang namanya kembar itu adalah mereka yang lahir di bulan, tanggal, hari, dan tahun yang sama. Zahra dan Jasmine sama gak lahirnya?"
Sepertinya mereka mulai berfikir keras. Mencoba mencari alasan untuk bisa dianggap kembar.
"Muka ku da mba Zahra mirip. Rambut sama. Baju banyak yang sama. Tidurnya bareng."
Jasmine mencoba berargumentasi atas pendapatnya. "Mamah melahirkan Jasmine dan Zahra juga".
"Iya, ma", kata zahra, "terus yang disebut anak kembar itu apa?".
"Anak kenbar itu berasal dari rahim mamah yang sama dan berasal dari telur yang sama", jelasku.
"HAH!!!! MAMAH!!! SEMBARANGAN... Masa dari telur. Emangnya binatang apa????"
Lho? "Jadi begini Jasmine...Mmm ya... yaudahlah", kataku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar